Program Pengalaman Lapangan (PPL)

Berpoto setelah shalat Dzuhur bersama teman PPL di depan mushola SMP 6 Kota Tasikmalaya, periode 2011.

Teringat ketika Ramadhan tahun lalu, seperti sedang menunggu eksekusi dari semua pihak. Program Pengalaman Lapangan membuat aku nerveus, takut anak-anak nya nakal lah, takut ini lah, itu lah. Sejak mengambil keputusan untuk kuliah, bukan tugas akhir yang aku pikirkan, tapi PPL yang jadi pikirannya. Ketika masuk semester 7 aku gk bisa berbuat apa-apa, PPL sudah di depan mata.

Jumat 16 September 2011 semua calon peserta PPL mendapat pembekalan dari pihak kampus, semua mahasiswa bahagia untuk pertama kalinya memakai seragam guru (bagi yang belum mengajar). Mulut tersenyum bersama teman-teman, namun pikiran melayang ke hari Senin lusa.

Senin, 19 September 2011, setelah 3 malam tidak bisa tidur, akhirnya Lahaula Walahkuata Illabillah.. Sambutan hangat dari pihak sekolah SMP Negeri 6 Tasikmalaya dan Ucapan sapa dari teman-teman PPL membuat aku mampu menenangkan diri. Upacara bendera, Waw berbaris bersama Kepala sekolah, guru, dan semua teman PPL di depan 1000 lebih siswa. bagi aku itu yang pertama kalinya.

Pada hari pertama hanya mengikuti Upacara bendera, Serah terima PPL dari kampus ke sekolah, Berkenalan dengan guru pamong yang super duper baik Ibu Iis Mien Erniati, S.Pd, dan penyerahan buku pelajaran matematika pegangan guru dan jadwal kelas dari Ibu Iis kepada saya dan Galih Prayoga (Seguru pamong).

Hari Selasa mulai memasuki kelas VIII J tentunya diperkenalkan dulu oleh Ibu Iis. Wadaw shock aku kalau harus megang VIII J, anak-anaknya Hyperaktif. Guru pamong dan partner ku sangat pengertian, biarlah kelas yang Hyperaktif tersebut dipegang oleh cowok. Saya mendapatkan kelas VIII G dan VIII I yang Alhamdulillah anaknya baik-baik..๐Ÿ™‚

Nerveus boleh, tapi ketika ada siswa yang bertanya kita harus menjawab dengan ramah dan sedikit senyuman. Hari pertama wajar, hari kedua, hari ketiga saya mendapat respon yang baik dari guru pamong, “Bagus, cukup cepat peningkatannya dari hari-hari sebelumnya”. Ya, respon seperti itu membuat aku semakin percaya diri.

Dua bulan lebih saya praktik di sekolah tersebut, tiba saatnya untuk ujian PPL. Meski sudah terbiasa dengan siswa-siswinya, tp perasaan nerveus pasti ada, harus ngajar sambil dilihat oleh dosen dari kampus. Guru yang sudah lama berpengalaman juga nerveus kalau mau ada penilaian dari pengawas (menurut cerita dari beberapa orang guru yang saya temui dimana-mana). Terimakasih Ibu Iis Mien Erniati, S.Pd, setelah persiapan yang begitu matang, akhirnya ujian PPL pun berjalan dengan sangat amat lancar meskipun pas pertama saya masuk ruang ujian gk bisa pakai Infocus karena stop kontak di dinding kelasnya longgar, tapi terimakasih Galih Prayoga yang sudah bantu benerin stop kontak nya ditahan pakaiย doubletip. Terimakasih kelas VIII I tahun 2011 atas dukungannya untuk ujian PPL ibu..๐Ÿ™‚

Selesai sudah SKS saya untuk Program Pengalaman Lapangan (PPL). Seperti sudah menjadi tradisi, sebelum meninggalkan kelas ada yang namanya perpisahan dengan kelas yang dipegang kita, saya jadi terharu ketika ada beberapa orang anak yang menangis lumayan keras ketika saya berpamitan dan meminta maaf. Yang tadinya PPL sangat membingungkan, tapi hari itu saya merasa sangat berararti bagi mereka.. hehehe๐Ÿ™‚ Ge_Er๐Ÿ˜‰ I MISS YOU kelas VIII G tahun 2011๐Ÿ™‚..

Bagi saya pribadi saya PPL adalah moment yang luar biasa berkesan, tidak seperti yang saya takuti sejak pertama kuliah. Sekarang dan selamanya kan jadi cerita yang tak bisa saya lupakan. Semua pihak sekolahnya terimakasih atas semuanya, guru pamongnya terimakasih yang tak terhingga, teman-teman PPL semua jadi pengen ngumpul, tertawa-tawa bersama, dan makan-makan bersama, anak-anak VIII G dan VIII I kangen sama kenakalan, kelucuan,ย  dan kecerewetan kalian..๐Ÿ™‚

Akhir kata, selamat menempuh PPL nanti setelah Lebaran, bagi adik-adik yang bulan puasa ini sedang berada di pelosok-pelosok kota untuk KKN, baik-baik disana.. hehehe๐Ÿ™‚.. beruntung tahun kemarin KKN nya disatuin sama PPL di sekolah, jadi gk ngalamin tinggal di pelosok..๐Ÿ™‚

12 responses

  1. Aseeeeeeekk PPL. Jadi ibu guru nih. Hehe
    Emang dulu kuliah dimana nih mba?

    1. di Universitas Siliwangi Tasikmalaya..
      iya mdh2an, tp msih nyari skoLah yg msih membutuhkukan guru matematika,, parenuh..๐Ÿ˜ฆ

      1. Wah wah, keluar tasik aja mba. Siapa tahu ada lowongan. hehe
        *ke jawa tengah coba.

      2. bLm d izinin keluar Tasik sama ortu..๐Ÿ˜ฆ

      3. Hehehe. . Judulnya ini mah, “demi karir” mba.๐Ÿ˜€

      4. iya sih,, mdh2n secepatnya dpt sesuatu.. hehe

      5. Aminnnnnnnnnn..
        Semangat mba e.๐Ÿ˜€

  2. Beruntung sekali yah.., embaknya ni pas PPL gak perlu jauh-jauh.., tapi sebenere PPL di pelosok itu enak loh..:mrgreen:

    1. iya kalo PPL msih di lingkungan kota tasik, selama msih banyak sekolah d tasik..๐Ÿ™‚

    2. mas ang bayang, nukan enak, tapi seru.. #suka nyempil2

  3. ibu saya rizki abdul rahman yg dlu kelas 7a jangan di lupakan y
    moga moga ibu bapak semua gk ngelupakan saya di add y facebook saya

    1. oww..
      7a di nexsitas??
      sekarang kelas 8 apa??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: