Abu Erupsi Gunung Kelud sampai di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Abu vulkanik pada motor milik adik saya

Abu vulkanik pada motor milik adik saya

Innalillahi wainnailaihi roji’un, Indonesia kembali berduka. belum juga selesai dengan bencana gunung Sinabung di Sumatera, Banjir di ibu kota dan sejumlah kota di Indonesia, serta longsor dan bencana alam lainnya. Kini Tuhan menunjukkan lagi keberadaanya dengan terjadinya erupsi gunung Kelud di Blitar provinsi Jawa Timur pada kamis malam 13/02/2014 pada pukul 22.50.

Ratusan bahkan ribuan lebih penduduk setempat harus mengungsi untuk menyelamatkan diri dari erupsi gunung berapi tersebut yang panas. Aktifitas perekonomian warga secara otomatis terhenti. Jalanan, rumah-rumah, dan kendaraan tertutup oleh abu vulkanik dari gunung Kelud. Akses transportasi pesawat terbang ditutup untuk sementara karena cuaca tertutup abu letusan gunung tersebut. Aktifitas perekonomian warga secara otomatis terhenti.

Belum 24 jam gunung Kelud mengalami erupsi, namun abu halus telah sampai ke wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat yang jaraknya lebih dari 500km.

Pagi tadi ketika saya keluar dari kelas, saya heran melihat anak-anak menggunakan masker, namun setelah saya melihat beberapa motor yang terpakir di pinggir lapang terlihat kotor oleh abu vulkanik dari letusan gunung berapi. Sepanjang perjalanan sekolah menuju rumah, Continue reading →

Chat-6

kartun hijab

Satu bulan berjalan, dan aku tak pernah lagi menanyakan kebenaran tentang kehamilan Rusuh. Malam itu aku sedang asyik SMSan sama Aa. Komunikasi antara kami semakin lancar seperti yang dikatakan Aa kemarin di telpon.

“Assalammualaikum. Bagaimana komunikasi dengan Aa, masih lancar?” Meski tak ada namanya, aku yakin itu SMS dari Rusuh.

“Waalaikumsalam. Ya kalau Aa ada waktu, dia SMS atau telpon aku. Ini juga aku lagi SMS an sama Aa. Kenapa gitu?” Continue reading →

Chat-5

boneka galau

minimal 1 kali dalam sehari dia selalu mengirim pesan singkat kepadaku. Bahkan untuk bisa berlama-lama telponan denganku, dia mengganti nomor HP dengan operator yang sama dengan nomorku. Perkataannya baik, terkadang bijaksana, tak pernah dia mengeluarkan kata kasar kepadaku.

Hampir 1 bulan aku berkomunikasi dengannya. Menceritakan aktifitas sehari-hari, pekerjaan, keluarga, dia juga menceritakan Rusuh yang tak pernah berhenti menghubungi dan menemuainya.

“Mungkin dia masih berharap sama A..” Ucapku kepadanya.

“Iya, dia juga bilang kalau dia gk mau kehilangan Aa, tp percuma kita gk akan pernah bersatu.” Continue reading →

Chat-4

Lagi-lagi dia berjanji kalau awal bulan depan itu dia akan ke Tasik untuk segera menemui aku dan keluargaku. Aku hanya  bisa tersenyum, bukan senyum bahagia melainkan senyum bingung dan takut. Sungguh!

Dua hari dari kabar kehamilan cewek itu, tiba-tiba aku dikejutkan oleh pesan yang aku baca di layar HandPhoneku.

“Assalammualaikum, maaf ganggu. Aku hanya mau bilang kalau aku sudah tidak ada apa-apa dengan aa. Mungkin Aa bukan jodohku. Aku bahagia jika Aa bahagia dengan orang yang dia cintai. Aku do’akan yang terbaik untuk kalian. Rusuh.”

Ya, itu pesan aku terima dari atas nama cewek itu. Continue reading →

Chat-3

melati

Malam ini, kubaringkan tubuh di atas tempat tidur. Seperti hari biasa, setelah seharian beraktifitas dan memberikan les privat matematika sampai pukul 8 malam, indah rasanya ketika telah tiba waktu untuk istirahat tidur. Kamarku surgaku. Meskipun kamar ini kecil, tapi aku lebih senang menghabiskan waktu di dalam kamar ketimbang di ruang tengah. Di kamar aku bisa melakukan apa yang aku mau, entah itu membaca novel, menulis curhatan, facebookan, atau hanya sekedar melamun berangan-angan tentang masa depan. Di kamar aku juga bisa bebas meluapkan kekesalanku pada guling, menangis sampai bantal guling basah oleh air mata yang mengalir tanpa henti.

“Lagi ngapain neng? ” Ternyata satu pesan dari cowok itu masuk ke HandPhoneku.

“Iya. Ada apa?” Aku mereply singkat.

“Aa bingung­čśŽ ”

“Kenapa?”

“Rusuh hamil neng, tapi bukan aa yang hamilin dia. Dia hamil sama cowok yang kemarin aa bilang selingkuhan Rusuh.”

“Masa sih a? Memangnya sudah berapa bulan? Keluarganya sudah tahu?” Tanyaku so kaget. Continue reading →